Mungkinkah matahari terbit dari barat dan tenggelam di
timur? Para pakar astronomi menyatakan bahwa semua planet di alam semesta akan
mengalami hal yang sama, setidaknya satu kali, termasuk Bumi.
Para ahli menduga ada beberapa skenario terkait berubahnya arah
terbit matahari di Bumi. Skenario apa saja?
Sebagian dari kita mungkin kerap mendengar kalimat ini bahwa
Bumi akan kiamat jika matahari terbit dari sebelah barat dan tenggelam di sisi
timur.
Sebagian lain menyangkalnya karena secara kodratiah matahari
selalu terbit dari timur, bukan barat. Namun, semua itu kini bisa dibuktikan
secara ilmiah.
Pasalnya, peristiwa yang akan terjadi terhadap Bumi ternyata
telah dialami beberapa planet, seperti Mars, telah mengalami peristiwa matahari
terbit dari timur dan tenggelam di ufuk barat.
Ketika itu, imuwan astronomi menyatakan bahwa kecepatan Mars
dalam lintasan orbitnya telah berkurang terhadap orbit timur hingga ke tingkat
yang meragukan geraknya antara timur dan barat.
Pada Rabu, 30 Juli 2004, diperkirakan bahwa pergerakan Mars
berhenti bergerak dari arah timur. Kemudian pada Agustus dan September 2004,
Mars mengubah pergerakan orbitnya ke arah yang berlawanan, menjadi dari barat
ke timur. Fenomena yang aneh itu disebut retrograde motion.
Para ahli menduga beberapa skenario terkait berubahnya arah
terbit matahari di Bumi. Skenario pertama, rotasi Bumi akan melambat sedemikian
rupa sampai suatu ketika akan sama dengan revolusi bulan mengitari Bumi.
Saat itu, satu hari akan setara dengan 29 sampai 30 hari
sehingga ada sisi Bumi yang mengalami malam selama sebulan dan sisi lain siang
hari. Kondisi ini diperkirakan terjadi minimal 261 abad lagi atau 26.100 tahun
mendatang.
Skenario kedua, pergerakan Bumi akan terus melambat sampai
akhirnya rotasi Bumi sama dengan revolusi Bumi mengitari matahari. Akibatnya,
ada wilayah yang mengalami setahun siang dan setahun malam.
Ketika itu, Bumi sudah tidak akan bisa lagi dihuni makhluk
hidup. Peristiwa ini diperkirakan terjadi minimal 95 abad lagi.
Namun, semua pergerakan di alam semesta tidak ada yang bisa
diprediksi secara pasti karena terlalu banyak variabel yang tidak terduga.
Meski demikian terbitnya matahari dari arah barat Bumi
akhirnya bisa dijelaskan karena sudah terjadi pada beberapa planet dalam sistem
tata surya kita sendiri. Soal kiamat, biarlah Tuhan yang menentukan.
sumber: Metrotvnews.com




Tidak ada komentar :
Posting Komentar